Minggu, 17 Juni 2012

KEBERADAAN FOLKLOR SAAT INI DAN CARA MELESTARIKANNYA SERTA SEBAGAI BEKAL UNTUK TOUR GUIDE



NAMA : YULI HADI
NO REG : 4423107053

KEBERADAAN FOLKLORE SAAT INI 
Folklore adalah tradisi lisan dari suatu masyarakat yang tersebar atau diwariskan secara turun temurun. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Folklor adalah adat istiadat tradisional dan cerita rakyat yang diwariskan secara turun temurun, tetapi tidak dibukukan.
Dewasa ini folklore sudah mulai tergeser karena kemajuan jaman yang semakin pesat. Era globalisasi yang masuk ke Indonesia menjadikan segala informasi masuk ke Indonesia dengan memanfaatkan berbagai macam teknologi yang canggih, seperti internet yang sangat berperan penting dalam menyampaikan informasi secara cepat.
Tantangan globalisasi menjadi bagian dari tantangan yang bersifat eksternal selain dari tantangan, bahkan ancaman yang berasal dari keanekaragaman budaya dan suku bangsa yang bersifat internal. Perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu sebab semakin cepatnya terjadi perubahan pada masyarakat suatu bangsa. Perkembangan teknologi informasi (internet) ini dapat dimanfaatkan untuk media pengembangan budaya nasional.
Beberapa macam faktor yang membuat folklore makin terancam:
·         Kemajuan teknologi informasi
Kemajuan teknologi ini sebenarnya memiliki dampak yang positif dan negatif. Kenapa dikatakan demikian ? karena dampak positif dari kemajuan teknologi tersebut adalah dapat memperoleh informasi mengenai dunia luar serta banyak mendapatkan pengetahuan baru, tetapi dibalik dampak positif tsb ada dampak negatifnya. Dampak negatif dari kemajuan teknologi adalah masuknya kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh Indonesia. Contoh : dongeng anak yang lebih banyak digemari oleh anak-anak adalah dongeng dari luar seperti putri salju atau cinderella, sedikit yang menggemari dongeng Indonesia.
·         Kurangnya kesadaran diri
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya folklore pada kehidupannya. Folklore sendiri banyak memiliki makna kehidupan seperti upacara-upacara adat yang dilaksanakan dari awal memulai kehidupan sampai akhir kehidupan pasti banyak sekali upacara adat yang mengandung makna.
·         Modernisasi
Modernisasi mengakibatkan folklore yang merupakan tradisi sudah tidak lagi digenggam erat dan dijaga seperti dulu. Banyak orang bahkan berpendapat bahwa folklore lisan seperti legenda, mitos dan cerita dongeng itu sebagai suatu pembohongan dan pembodohan. Padahal jika ditelaah lebih dalam folklore-folklore tersebut menyimpan dan mengandung filosofi dan nasehat bagi umat manusia dibalik ceritanya. Orang-orang yang sudah tinggal dikota-kota besar menganggap upacara adat ataupun hal-hal yang berbau tradisional itu sebuah hal yang kuno dan hanyalah sebuah tradisi yang tidak harus diikuti lagi.
·         Pola fikir masyarakat yang berubah
Pola fikir masyarakat yang sudah mulai berkembang dan berubah seiring berjalannya waktu dan berkembangnya jaman membuat keberadaan folklore ini semakin tersisih. Oleh karena itu, masyarakat harus menyadari bahwa folklor itu sangat penting dan harus tetap melestarikannya demi menjaga keutuhan budaya kita.

CARA MELESTARIKAN FOLKLORE
Melestarikan budaya dan tradisi adalah suatu kewajiban bagi kita sebagai penerus bangsa karena jika tidak dilestarikan maka akan punah satu-persatu budaya tersebut dan habis tertelan jaman.
Beberapa upaya dalam melestarikan folklore :
·         Menanamkan sejak kecil
Mengenalkannya sejak kecil mengenai folklore indonesia akan membuatnya menghargai betapa pentingnya budaya dan tradisi dalam kehidupannya nanti.
·         Tersedianya banyak tempat menyalurkan bakat
Banyak tersedinya sanggar-sanggar tari ataupun teater akan dengan mudah bagi mereka menyalurkan bakatnya. Serta mengenalkan pada tari-tari tradisional yang tidak kalah bagusnya dengan modern dance.
·         Diajarkan di sekolah-sekolah
Mengajarkannya di sekolah merupakan langkah yang penting dalam melestarikan folklore tersebut karena dengan demikian dapat membuat mereka lebih mengenal budayanya dan tidak menganggap budaya tersebut kuno.
·         Menanamkan sifat cinta tanah air
Dengan menanamkan sifat cinta tanah air sejak dini akan menjadikannya menghargai dan mencintai kebidayaan yang ada di indonesia dan tidak akan membiarkan kebudayaan tersebut hilang tergerus jaman.
·         Support dari pemerintah dan instansi terkait
Support dari pemerintah adalah hal yang paling penting dalam melestarikan budaya dan tradisi ini, karena peran pemerintah bukan hanya dari dana saja tetapi dalam hal promosi juga. Seperti dalam acara kunjungan yang menampilkan tarian-tarian dan memberikan informasi kepada turis mengenai event budaya yang akan berlangsung.
·         Event budaya
Mengadakan event budaya guna mengenalkan dan sebagai ajang promosi juga terhadap wisatawan mengenai kekayaan budaya dan folklore di Indonesia.

FOLKLORE SEBAGAI BEKAL TOUR GUIDE

Yang paling utama bagi tour guide adalah informasi yang akurat serta terupdate agar tidak membuat wisatawan yang dibawanya kecewa ketika informasi yang disampaikan sudah tidak seperti apa yang dikatakan oleh tour guide tersebut.
Folklore sebagai Informasi yang disampaikan adalah seluruh informasi yang dianggap perlu untuk disampaikan kepada turis. Informasi yang disampaikan haruslah menarik dan sesuai fakta. Saat seorang guide sedang membawa rombongan tur ke suatu lingkungan budaya maka materi informasi yang disampaikan dapat dari folklore baik lisan, sebagian lisan atau bukan lisan. Sebagai guide suatu hal yang wajib untuk mengetahui berbagai macam folklore yang ada di Indonesia ini. serta menyampaikannya kepada wisatawan dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Guide yang mempelajari tentang folklore sama halnya dengan melestarikan budaya dan tradisi yang ada karena dengan ia menyampaikan kepada wisatwannya dan wisatwan tersebut mencernanya dengan baik, informasi tersebut akan terus mengalir dan makin banyak yang mengetahui mengenai folklore-folklore tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar